Dulu …
Kumemiliki seorang sahabat
Sahabat karib
Dan selalu bersama
Sekarang…
Kita terpisah oleh jarak
Tak bisa bersama
Mengapa
Tak ada yang mengerti diriku
Sahabat …
Haruskah aku berteman dengan mereka
Orang-orang yang tak mengertiku
Seperti dirimu
Sahabat …
Apakah kini
Kau tlah melupakanku
Oh sahabat
Dulu …
Aku sedih
Maka aku menangis
Aku marah
Maka aku marah
Aku gelisah
Maka aku gelisah
Sekarang …
Ku tlah berbeda
Bila ku sedih
Aku tertawa
Bila ku marah
Aku terdiam
Bila ku gelisah
Aku tersenyum
Tak ada yang tahu
Padahal itu hanya kepura-puraan
Tapi
Hanya kau yang tahu
Sahabat …
Hanya kau yang mengerti
Tak ingin kutersiksa
Seperti saat ini
Ku tak bisa bicara
Hanya bisa terdiam
Melihat mereka
Mengejekku
Tapi
Jika kau ada
Kau pasti membelaku
Sahabat …
Ingin ku seperti dulu
Canda
Tawa
Riang
Senyuman
Kumemiliki semua itu
Sekarang
Hanya tangis
Hanya ketakutan
Hanya kemarahan
Hanya kegelisahan
Hanya kesendirian
Yang tertinggal padaku
Sahabat …
Dimana engkau berada
Kau tlah pergi
Kini ku tak percaya
Kini ku tak perduli
Kini aku benci
Tak ingin memiliki sahabat lagi
Karena …
Persahabatan hanyalah kebohongan semata
Itu hanyalah sebuah nama
Dan tidak berarti
Karena …
Bila kita berpisah
Yang tersisa hanyalah sepi
Yang tersisa hanyalah sendiri
Dan tak ada yang mau perduli
Tapi entah mengapa
Hati kecilku berkata
Aku ingin
Aku mau
Memiliki seorang sahabat lagi
by Fiandra Fatharany
No comments:
Post a Comment